2.14.2010

Soal dan Pembahasan UAN Fisika

UAN tinggal menunggu dalam hitungan hari. Sebagian besar siswa merasa ’serba bingung’, antara harap-dan-cemas. Selalu terbayang, kira-kira LULUS… atau GAGAL. Kalau LULUS, maka betapa bahagianya, bila GAGAL betapa..?!!?

Kira2 ini suasana yang terjadi di lingkungan sekolah di seluruh Indoensia, khususnya siswa kelas III SLP dan SLA.

Sabtu, 5 Februari 2010 lalu Pak Yohanes Surya ke Solo bertemu dengan para guru Fisika se Surakarta, saya awalnya ditawari sama kepala Sekolah saya, namun karena beliau menyebutnya pada Jum’at, maka saya menolak karena saya ada agenda khusus tiap Jum’at lebih-lebih Jum’at Pahing yang tidak bisa saya tinggalkan.

Eh, ternyata Pak Yohanes datang ke Solo pada Sabtunya. Tak mengapa karena terakhir saya masih sempat ketemu Pak Yohanes di Yogyakarta saat acara pelatihan guru Fisika di Universitas Negeri Yogyakarta. Kala itu beliau mendemokan cara memecah botol air minum (Teh Botol) cukup dengan tangan. Ilmu beliau ini saya alihkan ke anak didik saya seperti yang bisa dilihat pada halaman YouTube saya (sebagian video di sana ada yang tentang Pecah Botol).

Walau gak sempat ketemu, tapi saya lumayan dapat sesuatu untuk menghadapi UAN anak didik ntar… ya link di bawah ini, bagi para guru khususnya para siswa maupun siswi yang belum tahu, silahkan download, silahkan unduh, silahkan ambil, silahkan kopi, silahkan bawa pulang, silahkan print soal dan pembahasan UAN Fisika SMA/MA/SMK berikut juga soal-pembahasan IPA SMP/MTs:

Untuk mendapatkan soal-soal Latihan UAN silahkan download dari link berikut ini:

SMA:
Fisika : – Soal Latihan Fisika Paket 1
- Pembahasan Soal Latihan Fisika Paket 1

SMP:
IPA : – Soal Latihan IPA Paket 1
- Pembahasan Soal Latihan IPA Paket 1

Makasih Bu Kikit yang telah menularkan pengalamannya kepada saya sebagai guru yang pernah belajar Fisika kepada atau dari beliau…

Ada program yang sangat membantu dari TV Edukasi tentang persiapan menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Akhir Nasional maupun ujian Akhir Sekolah, namun sangat disayangkan adalah program TV Edukasi ini belom bisa dinikmati oleh kebanyakan siswa, karena sulitnya akses ke TV Pendidikan itu. Untuk bisa melihat TVE, kita musti sediakan parabola. Memang via TVRI bisa namung hanya saat tertentu yang justru proses belajar di Sekolah sedang sibuk2nya. Setidaknya di sekolah saya, entah di sekolah lain…

Andai TV Edukasi bisa kita lihat semudah layaknya TV swasta, maka masa depan negeri ini akan beda. Apa yang kita pelajari hari ini belum ada dampaknya untuk kita kali ini, namun apa yang kita ajarkan kepada anak didik kita kali ini adalah sesuatu yang akan merubah masa depan. Akan kita apakan masa depan mereka, dengan pendidikan inilah salah satu caranya…

Reaksi:

0 komentar: