10.21.2010

Hindari Topan Megi, 150 Ribu Orang Dievakuasi

 Beijing: Setelah Filipina, topan Megi dengan kekuatan 225 kilometer per jam yang disertai hujan lebat, kini mengancam dataran Cina. Lebih dari 150.000 orang telah diungsikan dari daerah pesisir di jalur topan Megi di tenggara Cina pada Kamis (21/10). Buat menekan jumlah korban akibat badai ganas ini, pemerintah Cina telah mengeluarkan tanda peringatan siaga satu kepada pemerintah lokal untuk mengevakuasi penduduk dalama waktu enam jam. Serta, menerapkan tindakan pencegahan badai.

Sejauh ini, pihak Administrasi Kelautan Cina telah mengeluarkan peringatan siaga dua adanya gelombang dan memerintah kewaspadaan selama 12 jam. Lembaga tersebut juga melaporkan bahwa perairan di Dongshan, Chongwu dan perairan lainnya di Provinsi Fujian akan mengalami pasang surut melebihi kondisi normal.

Megi bisa menyebabkan lonjakan gelombang badai yang terjadi setiap 50 tahun sekali. Terutama, bila mendarat sebagai topan berkekuatan besar pada wilayah pesisir di Guangdong. Berdasarkan perkiraan, Megi adalah topan ke-13 dan mungkin yang terkuat menghantam Cina pada tahun ini. Provinsi di bagian selatan, termasuk Hainan, Guangdong, dan Fujian adalah daerah yang paling parah diterjang hujan lebat dan angin kencang.

Sebelumnya, topan Megi meluluhlantakkan Pulau Luzon di Filipina. Bahkan, sedikitnya 10 warga Cavayan, Filipina, tewas akibat amukan badai Megi yang terjadi sejak Senin silam. Badai tersebut juga melanda sebagian wilayah Cina dan Vietnam 
Reaksi:

0 komentar: